Setiap manusia pasti memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi segala yang terjadi di alam semesta dan seisinya. Dalam hal ini, Dr. Fahruddin Faiz mengungkapkan hal yang termasuk di dalamnya adalah tentang konsep supernaturalisme, yaitu suatu keimanan pada hal-hal yang tidak nampak. Manusia beragama pasti memiliki keterbukaan dalam menerima hal-hal yang tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran. Beliau menyampaikan sekilas mengenai konsep supernaturalisme dari segi filsafat--yang paling sedikit--mudah dipahami untuk pembelajar awam.
Antroposentris - Barat Modern
Sebagaimana diketahui mengenai antroposentrisme, paham yang menyatakan bahwa manusia adalah entitas paling penting dari alam semesta dibanding hewan dan makhluk lainnya, atau bisa juga diartikan sebagai ajaran yang menyatakan bahwa pusat semesta adalah manusia. Secara sudut pandang ilmu, antroposentris hanya menerima alam fisik sebagai acuan, tidak serta-merta menerima pada hal gaib. Mengapa demikian? Tentu saja, hal itu dikarenakan ilmu adalah menerima sesuatu secara logic (masuk akal) dan bisa dilihat oleh panca indra. Sudut pandang seperti ini kemudian melahirkan aliran positivisme, di mana pengetahuan itu semata-mata berlandaskan pada ilmu dan pengalaman yang pasti.
Hal tersebut tentulah tidak bisa disangkal karena salah satu tujuan Tuhan menciptakan akal bagi manusia adalah agar bisa berpikir logis, terutama untuk membedakan yang haq dan yang bathil. Namun, apakah kehidupan di dunia ini hanya berdasarkan fakta-fakta atau sesuatu yang jelas tampak oleh mata saja? Tentu tidak. Secara umum, Dr, Fahruddin Faiz memetakan supernatural menurut Thomas Aquinas menjadi 3 jenis:
1. Above Nature, berkaitan dengan Tuhan dan segala sesuatu yang mengatur alam.
2. Beyond Nature, berkaitan dengan dunia lain seperti dunia jin atau makhluk tak kasat mata lainnya.
3. Against Nature, ada di sekeliling manusia akan tetapi sifatnya di luar hukum alam.
Supernaturalisme adalah Cara Pandang
Sumber:
Dr. Fahruddin Faiz. “Tuhan Maha Penggerak Semua Terjadi Bukan Kebetulan” Youtube, diunggah oleh Ngaji Bebrayan, 6 Februari 2024, https://www.youtube.com/watch?v=T4US7g-1H4o&t=686s
KBBI. 2024. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Online. Available at https://kbbi.web.id/antroposentrisme. [Diakses pada 28 Februari 2024]
KBBI. 2024. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Online. Available at https://kbbi.web.id/positivisme. [Diakses pada 28 Februari 2024]

0 komentar:
Posting Komentar