Selasa, 06 April 2021

Kajian Antropologi dalam Hubungan Islam dan Budaya

Diposting oleh A.Lila di 22.15

    Pada dasarnya antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia, mulai dari ciri fisik, asal-usul, hingga sosial dan kebudayaan manusia. Objek kajian antropologi adalah manusia. Dalam perkembangannya, antropologi terbagi menjadi empat fase, yaitu:

(1) sekitar tahun 1800

(2) pada pertengahan abad ke-19

(3) pada permulaan abad ke-20, dan

(4) sesudah tahun 1930.

Adapun secara garis besar antropologi terbagi menjadi dua; antropologi fisik, yang lebih menekankan aspek fisik dalam diri manusia, dan antropologi budaya, yang mempelajari tentang kebudayaan manusia. Agama dapat dikatakan sebagai sarana manusia untuk mengatasi masalah yang dihadapinya yang dilakukan melalui upacara keagamaan. Agama juga dipahami sebagai kepercayaan dan pola perilaku untuk mengendalikan alam. Sehingga agama menjadi bagian dari kebudayaan yang ada diseluruh dunia. Agama merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bila agama dan kebudayaan adalah dua hal yang berkaitan, dimana budaya muncul sebagai hasil dari perilaku manusia yang beragama.

    Pembauran merupakan suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda. Setelah mereka bergaul dengan intensif, sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan masing-masing berubah menjadi unsur kebudaayaan campuran. ajaran Islam telah tumbuh dan berkembang sejalan dengan akal pikiran manusia serta sosial budayanya untuk mewujudkan suatu sosial budaya dan masyarakat yang Islami. Pembauran dalam perspektif Islam sangatlah urgen, sebab pembauran dapat dijadikan sebagai lahan bagi manusia Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah serta sebagai lahan bagi manusia tersebut untuk meningkatkan pundi-pundi amal baiknya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan Alila Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review