Pernahkah kita berpikir tentang apakah manusia bisa hidup tanpa agama? Atau mungkin, bagaimana jika manusia hidup tanpa agama? Ya, kita bisa menjawab "manusia membutuhkan agama sebagai pedoman untuk hidup" karena kita adalah manusia yang beragama. Namun, apa yang terjadi jika kita sama sekali tidak mengenal agama sejak dahulu kala? Tinggal di suatu tempat yang jauh sekali dari peradaban yang tak pernah tersentuh oleh apapun?
Mari kita bahas hal ini!
Sejatinya, jika agama dipahami sebagai agama formal yang sudah melembaga, maka bisa saja dikatakan bahwasanya manusia tidak butuh agama karena agama hanya sebagai formalitas saja. Namun jika dilihat dari sisi di mana konsep ketuhanan yang ada pada diri manusia, maka agama jelas tidak bisa hidup tanpa agama. Toh sebenarnya, ketika manusia lahir, di dalam hatinya sudah berkeyakinan adanya Tuhan (terlepas dari dia akan memeluk agama apa nantinya).
A. Manusia di dalam Al Quran
Manusia dalam Islam selalu mencakup 2 aspek; jasmani dan rohani. Di Al quran penyebutan manusia tidak hanya "insan" saja, akan tetapi ada juga "basyar".
Basyar lebih menekankan hanya pada aspek "jasmani" saja, sehingga aspek lain-lain yang mencakup kesempurnaan manusia tidak terdapat di sini. Sebagaimana orang gila atau orang yang kurang waras, mereka disebut sebagai basyar karena hanya sehat jasmaniyahnya saja.
Sedangkan, insan adalah totalitas manusia yang sesungguhnya. Adanya harmoni, totalitas jiwa-raga, fisik, dan mental. Insan: arti manusia lebih menekankan aspek batin.
Namun, ada beberapa pendapat para tokoh yang tidak sama dengan Islam. Salah satu contohnya adalah pendapat Ernst Cassires, "Manusia tidak dapat didefinisikan berdasarkan sifat metafisik dan fisiknya. Ciri utama manusia terletak pada karyanya."
B. Bagaimana Manusia Terbentuk
1.Manusia Materi
Manusia tercipta dari tanah yang selalu berada di bawah di mana pun posisi dan tempatnya. Salah besar jika manusia selalu memandang fisik sebagai kualitas dari seseorang, karena sumber penciptaan manusia adalah dari tanah yang berada di bawah.
2. Manusia Non-materi
"Laqod kholaqnal insana fi ahsani taqwim"
Manusia diciptakan dengan bentuk sebaik-baiknya.
C. Bagaimana Agama dalam Terminologi
Diantaranya adalah sebagai berikut:
- Kekalahan dalam penyerahan diri kepada yang berkuasa
- Ketaatan pihak lemah kepada pihak yang lebih berkuasa
- UU hukum pidana, perdata, dan peraturan yang berlaku ditaati
D. Unsur Agama
- Emosi keagamaan
- Tempat dan peralatan keagamaan
- Kelompok penganut
- Upacara keagamaan
- Sistem keyakinan
E. Fungsi Agama
Bukan agama namanya jika tidak memiliki suatu fungsi. Berikut beberapa fungsi agama:
- Agama menyajikan dukungan moral dan sarana emosional, pelipur lara dan rekonsiliasi saat manusia sedang mengalami frustasi atau sedang menghadapi ketidakpastian
- Agama mengesahkan, memberi legitimasi dan mensucikan nilai & norma dalam masyarakat
- Agama menyajikan sarana hubungan transendental melalui amal ibadah
- Agama memberikan status atau identitas baru dalam siklus perkembangan individual melalui berbagai krisis rites
0 komentar:
Posting Komentar